Setelah beberapa waktu terlewati hari ini aku baru memiliki energi untuk melanjutkan cerita perjalananku ke TITIK NOL dalam hidupku.
Setibanya aku disini, ditempat aku mulai membiasakan diri menyimpan semua luka dan tangisku sendiri hatiku bergetar tubuhku terasa dingin.
Dengan langkah kaki yang sedikit berat aku melangkah memasuki gerbang rumah, terus berjalan bertemu beberapa sanak saudara sebelum akhirnya aku memasuki pintu rumah dan tujuan utama dalam rumah ini adalah sudut ruang tempatku dulu sering duduk sambil meneteskan air mata.
Ruangan itu masih tetap sama walau beberapa dekorasinya sedikit berubah, aku mengingat kembali 14 tahun yang lalu segala hal yang ku lakukan di ruangan ini. Segala luka yang kupeluk sendiri, air mata yang ku usap sendiri dengan tanganku. Dan disaat sekarang aku kembali dengan versiku penuh luka yang terpendam.
Aku menangis lagi disini, menyesali sifatku yang selalu menanggung semuanya sendiri.
Andai andai kata andai terus mencul dalam benakku, andai dulu aku tak hanya menangis ditemani tembok ruangan ini, andai dulu aku mau berbagi lukaku setidaknya dengan keluargaku mungkinkah hari ini aku datang lagi keruangan ini dengan versi yang lebih bahagia???
Komentar
Posting Komentar