Langsung ke konten utama

SIDOARJO

Setelah perjalanan 2 hari 1 malam dari Lampung, akhirnya alu menginjakan kaki ku lagi di Jawa Timur. Memutuskan untuk singgah di Kabupaten Sidoarjo sebelum melanjutkan perjalanan ke kabuten yang lebih ke timur pulau jawa.
Disini aku bertemu orang-orang baik, bersama mereka aku berkeliling di kabupaten ini bertukar cerita dan tentu saja kami juga saling sharing tentang pandangan hidup dari sudut pandang orang tua maupun sudut pandang anak.
Kondisiku saat berada di sidoarjo pun tidak selalu bagus, malam sebelum aku melanjutkan perjalananku moodku tiba-tiba drop, tanganku mulai tremor, perasaan ingin menyakiti diri sendiripun sempat muncul. Tapi aku bersyukur aku masih dapat menahan perasaan itu walau tanpa bantuan obat.
Oh iya aku lupa menceritakan bahwa saat berangkat aku lupa membawa obat-obatan yang harus ku konsumsi.
Perjalanan saat ini yang ku lakukan sungguh terkadang membuatku bersykur akan hidupku, bersyukur atas orang-orang yang kusayangi dan cintai, bersykur untuk semua keindahan yang ku lihat selama perjalanan.
Tidak tahu kenapa, selama perjalanan ini aku merasakan hatiku begitu hangat, aku memang ingin menangis tapi tangisanku kali ini bukan karena kesedihan atau tekanan yang kuterima melainkan tentang rasa syukurku karena masih sanggup bertahan sehingga dapat menikmati segala syukur ini.
Hari ini aku melanjutkan kembali perjalananku, ada sedikit rasa takut yang tidak bisa ku ungkapkan kenapa tapi aku berharap rasa takut ini dapat ku atasi karena di tempat tujuan akhir nanti aku ingin mengukir sebuah cerita indah untuk mengisi gentong cintaku...
Doakan aku ya....  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUDUT RUANG di TITIK NOL

Setelah beberapa waktu terlewati hari ini aku baru memiliki energi untuk melanjutkan cerita perjalananku ke TITIK NOL dalam hidupku. Setibanya aku disini, ditempat aku mulai membiasakan diri menyimpan semua luka dan tangisku sendiri hatiku bergetar tubuhku terasa dingin. Dengan langkah kaki yang sedikit berat aku melangkah memasuki gerbang rumah, terus berjalan bertemu beberapa sanak saudara sebelum akhirnya aku memasuki pintu rumah dan tujuan utama dalam rumah ini adalah sudut ruang tempatku dulu sering duduk sambil meneteskan air mata. Ruangan itu masih tetap sama walau beberapa dekorasinya sedikit berubah, aku mengingat kembali 14 tahun yang lalu segala hal yang ku lakukan di ruangan ini. Segala luka yang kupeluk sendiri, air mata yang ku usap sendiri dengan tanganku. Dan disaat sekarang aku kembali dengan versiku penuh luka yang terpendam. Aku menangis lagi disini, menyesali sifatku yang selalu menanggung semuanya sendiri. Andai andai kata andai terus mencul dalam benakku, andai du...

PERKENALAN

Hai aku seorang wanita yang sudah pernah menikah dan bercerai, memiliki seorang putri cantik yang saat ini menemaniku melewati hari-hari penuh perjuangan. Perkenalkan aku KATRIN nama yang lebih sering kugunakan saat aku berkenalan dengan orang-orang baru yang kujumpai. Saat ini selain menjadi seorang ibu tunggal, aku juga seorang pekerja dan pejuang kesehatan mental. Ya, aku hidup berdampingan dengan gangguan mental yang kualami saat ini. 2 tahun yang lalu aku mendapatkan diagnosa gangguan mental ini setelah berkali-kali mencoba mengakhiri hidupku, memberanikan diri datang ke spesialis kejiwaan di salah satu rumah sakit di daerah tempatku tinggal adalah salah satu perjuangan untuk bisa terus bertahan demi putriku. Banyak sekali orang-orang di dekatku yang berkata jiwaku sakit karena aku kurang dekat dengan Tuhan, beberapa juga ada yang berkata aku terlalu mendramatisir hidupku, dan tak banyak orang yang benar-benar peduli pada kesehatan mentalku. Disini di "KOTAK SURAT KATRIN...