Langsung ke konten utama

Postingan

SUDUT RUANG di TITIK NOL

Postingan terbaru

SIDOARJO

Setelah perjalanan 2 hari 1 malam dari Lampung, akhirnya alu menginjakan kaki ku lagi di Jawa Timur. Memutuskan untuk singgah di Kabupaten Sidoarjo sebelum melanjutkan perjalanan ke kabuten yang lebih ke timur pulau jawa. Disini aku bertemu orang-orang baik, bersama mereka aku berkeliling di kabupaten ini bertukar cerita dan tentu saja kami juga saling sharing tentang pandangan hidup dari sudut pandang orang tua maupun sudut pandang anak. Kondisiku saat berada di sidoarjo pun tidak selalu bagus, malam sebelum aku melanjutkan perjalananku moodku tiba-tiba drop, tanganku mulai tremor, perasaan ingin menyakiti diri sendiripun sempat muncul. Tapi aku bersyukur aku masih dapat menahan perasaan itu walau tanpa bantuan obat. Oh iya aku lupa menceritakan bahwa saat berangkat aku lupa membawa obat-obatan yang harus ku konsumsi. Perjalanan saat ini yang ku lakukan sungguh terkadang membuatku bersykur akan hidupku, bersyukur atas orang-orang yang kusayangi dan cintai, bersykur untuk semua keindah...

Pintu pulau Jawa

Setelah melalui perjalanan di laut selat sunda akhirnya aku menginjakan kaki di pintu masuk pulau jawa. Saat melangkahkan kaki aku merasakan perasaan yang bercampur aduk, kakiku membawa diri ini menyeberangi pulau untuk berjalan ke arah timur pulau jawa. Sambil berjalan menyusuri jembatan untuk pejalan kaki aku sempat berfikir, benarkah keputusan yang ku ambil untuk pergi kesana? Apakah aku akan menemukan kedamaian yang kucari disana? Dan masih banyak pertanyaan yang muncul dikepalaku. Tetapi lagi dan lagi aku hanya bisa meyakinkan diri ini, siapa yang tau apa yang akan terjadi saat aku sampai disana. Ya, harapanku tetaplah satu aku dapat menemukan celah kecil yang ada di hati ini dan dapat menutupnya agar tak terus kosong. Aku ingin menutup celah-celah kecil yang ada itu satu demi satu, sampai semua celah itu tertutup sehingga mungkin saja kesembuhan yang aku impikan itu dapat terwujud di tahun ini. Diriku, mari kita mulai perjalanan kita ya...;

Perjalanan menuju titik NOL

Hari ini saat semua orang penuh senyum dan sukacita menyambut Hari Raya, aku adalah salah satu orang yang menebar senyum palsu menyambut tamu-tamu datang. Entah kenapa hari ini aku tetep merasa sesak dan penuh tekanan, tetapi aku mencoba berusaha melewati tiap jam nya agar sampai di waktu aku bisa memulai perjalananku menuju Titik NOL tempatku mulai menggumpulkan segala luka ku sendiri. Hujan turun setetes demi setetes mengantarku pergi ketempat dimana aku mulai mengumpulkan luka-luka ku sendiri, luka yang mungkin jadi awal bagiku merasa tidak ada yang menerimaku dengan baik. Perjalanan ini ku mulai untuk menemukan diriku sendiri yang sudah terlalu lama bersembunyi dan duduk sendiri di balik pintu itu. Bersama segala luka yang kubawa, aku berharapan dapat menemukan ketenangan untuk diriku sendiri...

PERKENALAN

Hai aku seorang wanita yang sudah pernah menikah dan bercerai, memiliki seorang putri cantik yang saat ini menemaniku melewati hari-hari penuh perjuangan. Perkenalkan aku KATRIN nama yang lebih sering kugunakan saat aku berkenalan dengan orang-orang baru yang kujumpai. Saat ini selain menjadi seorang ibu tunggal, aku juga seorang pekerja dan pejuang kesehatan mental. Ya, aku hidup berdampingan dengan gangguan mental yang kualami saat ini. 2 tahun yang lalu aku mendapatkan diagnosa gangguan mental ini setelah berkali-kali mencoba mengakhiri hidupku, memberanikan diri datang ke spesialis kejiwaan di salah satu rumah sakit di daerah tempatku tinggal adalah salah satu perjuangan untuk bisa terus bertahan demi putriku. Banyak sekali orang-orang di dekatku yang berkata jiwaku sakit karena aku kurang dekat dengan Tuhan, beberapa juga ada yang berkata aku terlalu mendramatisir hidupku, dan tak banyak orang yang benar-benar peduli pada kesehatan mentalku. Disini di "KOTAK SURAT KATRIN...